YPWP MEDAN – Belajar IPA tidak lagi membosankan dan penuh dengan hafalan mati. Semangat inovasi ini ditunjukkan oleh siswa kelas VI SDS Wira Mandiri Medan, pada Sabtu pagi (17/04/2026). Memanfaatkan teknologi proyeksi visual digital, siswa diajak “membedah” dan melihat langsung mekanisme kerja anatomi tubuh manusia secara modern dan interaktif.
Pembelajaran yang berlangsung pada jam pelajaran pertama dan kedua ini berfokus pada materi sistem gerak manusia, khususnya mengenai struktur persendian. Di dalam ruang kelas, Safitri Assauri, S.Kep., S.Pd., Gr., selaku guru mata pelajaran IPA, mengubah papan tulis konvensional menjadi layar visual yang dinamis menggunakan perangkat laptop yang terhubung ke proyektor.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan pemahaman kontekstual siswa terhadap materi anatomi yang terkenal kompleks. Dengan bantuan visualisasi tiga dimensi (3D), para siswa tidak hanya menghafal teori dari buku, tetapi bisa menyaksikan langsung bagaimana sendi manusia bergerak dan bekerja. Ibu Safitri menjelaskan bahwa penggunaan media visual ini sangat membantu menjembatani imajinasi siswa dengan realita medis.
“Kalau cuma pakai gambar dua dimensi di buku paket, siswa sering kesulitan membayangkan bagaimana bantalan sendi itu bekerja menahan gesekan. Tapi begitu kita proyeksi diagram interaktifnya ke papan tulis, anak-anak langsung paham. Mereka jadi lebih aktif bertanya karena apa yang mereka lihat itu terasa nyata,” tuturnya.
Baca Juga: Perkuat Kemampuan Jurnalisme, YPWP Medan Gelar Workshop Menulis Berita
Antusiasme serupa juga dirasakan oleh para siswa. Farhan, salah satu perwakilan siswa kelas VI, mengaku metode belajar seperti ini membuatnya jauh lebih cepat menangkap materi.
“Jujur, biasanya materi anatomi itu bikin pusing karena banyak istilah latin dan struktur yang rumit. Tapi tadi seru sekali, kami bisa melihat langsung bagian-bagian sendi digerakkan lewat proyektor. Belajarnya jadi tidak membosankan dan mencatatnya pun jadi lebih gampang karena visualnya jelas,” ungkap Farhan dengan wajah ceria.
Langkah kreatif dalam ruang kelas ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari manajemen sekolah. Pihak yayasan dan kepala sekolah terus berkomitmen untuk memperbarui fasilitas dan metode mengajar agar adaptif dengan perkembangan teknologi.
Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi Guru, YPWP Medan Selenggarakan Pelatihan Jurnalisme Pendidikan
Kepala Sekolah SD Swasta Wira Mandiri Medan, M. Wirahadinusa Putra Kaya Harahap, S.I.Kom., S.Pd. menegaskan pentingnya perubahan metode mengajar di era digital ini.
“Kami terus mendorong para tenaga pendidik untuk keluar dari metode ceramah konvensional. Pemanfaatan teknologi visual di kelas seperti ini terbukti mampu memicu rasa ingin tahu siswa dan membuat materi yang tadinya dianggap sulit menjadi jauh lebih mudah dipahami,” ujarnya dengan tegas.
Melalui inovasi-inovasi sederhana namun berdampak besar seperti ini, SD Swasta Wira Mandiri Medan berharap dapat terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki daya nalar yang kritis dan akrab dengan teknologi sejak dini.
