YPWP MEDAN – Siswa kelas VI SDS Wira Mandiri melaksanakan kegiatan praktik ecoprint di lapangan sekolah pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari ujian praktik mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA dan Seni Budaya dan Keterampilan atau SBK.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya belajar menghasilkan karya seni berbahan alam, tetapi juga memahami proses ilmiah yang terjadi dalam pembuatan ecoprint. Mereka menggunakan daun sebagai bahan utama untuk menciptakan motif pada kain. Setiap siswa dilatih untuk mengasah kepekaan dalam menyusun komposisi bentuk daun, memadukan ukuran, serta mengatur tata letak agar produk akhir terlihat seimbang, rapi, menarik, dan memiliki nilai jual.

Kegiatan ecoprint ini dilaksanakan di lapangan sekolah agar siswa memiliki ruang yang cukup luas untuk bekerja secara langsung, mulai dari menyiapkan bahan, menyusun daun di atas kain, hingga mengikuti tahapan proses pewarnaan alami. Sebelum proses pencetakan motif dilakukan, siswa terlebih dahulu merebus kain menggunakan larutan khusus. Tahap ini bertujuan agar pori-pori serat kain terbuka lebih lebar sehingga warna dan bentuk daun dapat menempel dengan lebih baik pada kain.
Melalui praktik ini, pembelajaran IPA dan SBK dipadukan secara nyata. Dari sisi IPA, siswa belajar mengenai pemanfaatan bahan alam, proses penyerapan warna pada serat kain, serta perubahan yang terjadi selama proses perebusan dan pencetakan. Sementara itu, dari sisi SBK, siswa belajar tentang unsur seni, seperti bentuk, warna, keseimbangan, komposisi, kreativitas, dan kerapian hasil karya.

Guru kelas VI, Ibu Safitri Assauri, S.Kep, S.Pd. Gr., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat dilakukan secara terpadu dan menyenangkan.
“Siswa kelas VI SD telah membuktikan sesuatu yang penting, yaitu pembelajaran yang tidak memberi sekat pada rasa ingin tahu mereka,” ujar Ibu Safitri Assauri, S.Kep, S.Pd. Gr.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ecoprint dapat membantu siswa memahami bahwa ilmu pengetahuan dan seni saling berkaitan. Siswa tidak hanya dituntut untuk mengetahui teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam bentuk karya nyata yang bermanfaat dan bernilai estetis.
Pelaksanaan kegiatan ecoprint ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, ketelitian, kerja sama, dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun, siswa diajak untuk menciptakan karya seni yang ramah lingkungan sekaligus memahami pentingnya menjaga alam sekitar.
Kegiatan ujian praktik ini menjadi pengalaman bermakna bagi siswa kelas VI SDS Wira Mandiri. Selain memenuhi persyaratan nilai ujian praktik IPA dan SBK, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara aktif, kreatif, dan kontekstual melalui pengalaman langsung.
