YPWP MEDAN – Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama (YPWP) Medan langsungkan Kegiatan Pelepasan Siswa dan Wisuda Akbar Tahun Ajaran 2024-2025 dari tingkat TK, SD, dan MDTA. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 29 Mei 2025 di Gedung Al-Munawaroh, Jl. Pancing 1, Gg Iman No. A26 Kec. Medan Labuhan, Kota Medan. Dalam kegiatan ini turut hadir Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara Dr. Suhendri MA.
Turut hadir juga Hafiz Indonesia RCTI 2024, Gibran Alfatih Panjaitan untuk memberikan semangat don motivasi kepada para siswa YPWP Medan untuk lebih cinta Al-Qur’an dan giat lagi dalam menghapal Al-Qur’an. Ini menjadi momen motivasi dan sarana pembelajaran yang bagus kepada siswa agar kemampuannya dalam menghafal lebih berkembang serta dapat mengikuti jejak Gibran Alfatih.
Baca Juga : Ketua YPWP Berhasil Raih Prestasi Memuaskan dalam Workshop Pola Hitung Teramatika
Kegiatan dibuka oleh Tari Persembahan dari siswa SD Plus Wira Mandiri sebagai bentuk sambutan hangat dan hormat kepada para tamu undangan. Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan berbagai penampilan seperti, penampilan tari siswa TK Al-abrar, musikalisasi puisi dari siswa TK Al-abrar, penampilan hadroh, karate, tari komando dari tim Pramuka SD Plus Wira Mandiri, ada juga penampilan tari tor-tor yang semakin memeriahkan acara ini.
M. Cheriandiva Putra Kaya Harahap, S.Pd. selaku ketua yayasan mengatakan pentingnya akhlak yang mulia ditanamkan pada anak. Jangan pernah salahkan anak ketika dia nakal, tegurlah dengan bahasa yang baik dan penuh doa.
“Kami secara resmi menyerahkan kembali anak-anak kita kepada ibu dan bapak sekalian untuk terus dibimbing, khususnya dalam hal akhlak dan perilaku. Jika suatu saat mereka berbuat nakal, mohon tegurlah dengan bahasa yang baik, hindari kata-kata kasar, karena ucapan orang tua adalah doa bagi anaknya. Doa seorang ibu begitu cepat dikabulkan, maka saat menegur pun, doakanlah mereka dengan kata-kata yang penuh harapan. Mental anak ibarat sebuah kayu yang dipukul paku, meski paku dicabut, bekasnya tetap ada, begitu pula hati anak yang bisa terluka dan menyimpan bekas dari ucapan atau perlakuan yang menyakitkan,” jelasnya.
M. Wirahadinusa Putra Kaya Harahap, S.I.Kom. selaku Kepala Sekolah SD Plus Wira Mandiri mengucapkan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama Medan.
“Dari awal masuk mendaftar, bapak dan ibu mengantarkan anak-anaknya ke sekolah ini, hari ini anak-anak telah selesai belajar di tingkat TK, SD, dan MDTA. Terima kasih kami ucapkan atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama Medan. Untuk anak-anak bapak, perlu diingatkan bahwa ada 4 kunci sukses yang harus diterapkan. Pertama rajinlah beribadah, selesai dari sekolah ini bukan berarti selesai ibadahnya, lanjutkan terus dan jangan pernah ditinggal. Kedua, belajarlah sepanjang masa, belajarlah hingga akhir hayat. Ketiga, patuhilah orang tua, hormati orang tua, dan jangan ada kata melawan kepadanya. Keempat, akhlak yang baik itu penting, jika dari no 1-3 dilakukan tetapi akhlak tidak baik maka tidak ada artinya,” tuturnya.
Perwakilan Gubernur Sumatera utara, Dr. Suhendri, MA, Kabid SMK Disdik Provinsi Sumatera Utara mengatakan tugas mendidik itu adalah tugas sepanjang hayat, doakanlah selalu anak-anak kita setelah kita selesai melaksanakan ibadah shalat.
“Bapak dan ibu sekalian, didiklah anak kita dan ajarkan kepada mereka tentang akhlak dan ibadah, mendidik anak itu tugas sepanjang hayat. Buat anak-anak kami yang hebat, kamu telah selesai pada satuan pendidikan dasar dan nantinya akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami titip pesan, pilihlah teman-teman yang baik dalam bergaul, teman dekat, dan teman berkumpul. Kalau kita bergaul dengan teman yang buruk maka lambat laun kita akan terikut seperti mereka. Jika teman kita adalah orang yang memiliki akhlak yang baik seperti menghafal Al-Quran, maka lama-lama kita akan terikut juga dan terbiasa untuk menghafal seperti mereka,” pesannya.
Gibran Alfatih Panjaitan, Hafiz Indonesia RCTI 2024 memberikan sedikit motivasi yang bermanfaat dalam meningkatkan semangat siswa dalam menghafal Al-Quran, dia juga menceritakan pengalamannya menghafal Al-Quran.
“Agar hapalan tidak lupa itu istiqomah dan murajaah setiap hari, yang kedua sering mendengarkan murotal dan yang ketiga ketika tidak ada menyimak hapalan, Gibran menggunakan sebuah aplikasi untuk menghafal. Pesan Gibra untuk kakak dan abang semuanya, semoga bisa lebih mencintai dan menghafal Al-Quran karena hati kita akan menjadi lebih tenang dan terarah. Dengan Al-Quran kita akan terhindar dari perbuatan yang tidak baik dan bisa menjadi generasi Qur’an yang membanggakan,” harapnya.























