G
N
I
D
A
O
L

Implementasi Pembelajaran Mendalam Bagi Kepala Sekolah Jenjang PAUD

Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman secara utuh dengan mengedepankan kesadaran, makna, dan relevansi. Melalui pendekatan ini, peserta didik diharapkan mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata berdasarkan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan. Namun, dalam praktiknya, implementasi pembelajaran mendalam masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan keterampilan guru serta perlunya kolaborasi yang kuat antara guru dan kepala sekolah dalam merancang pembelajaran yang aktif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.

Kegiatan pelatihan ini  dilaksanakan pada hari Senin sampai Selasa, 13 dan 14 april 2026, di Hotel Madani Medan. Pembukaan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Seksi Bidang Pembinaan PTK Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan,  Ahmad Zulyaden, S.Pd.Kor., M.Or., M.M. Peserta kegiatan terdiri atas seluruh kepala satuan PAUD se-Kota Medan dengan jumlah sekitar 300 sekolah.

Baca Juga: Kreatif dan Edukatif, Siswa Kelas V SDS Wira Mandiri Suarakan Kepedulian Lingkungan Melalui Poster

Dalam sambutannya,  Ahmad Zulyaden, S.Pd.Kor., M.Or., M.M. menyampaikan bahwa “Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi para pemimpin sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang bermakna, kontekstual, dan menyenangkan. Dengan demikian, sekolah dapat lebih berfokus pada pengembangan interaksi yang berkualitas, stimulasi perkembangan anak yang inklusif, serta penguatan peran kepala sekolah sebagai penggerak komunitas belajar”.

Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta pada meja pendaftaran. Setelah melakukan registrasi, peserta diarahkan memasuki ruangan kegiatan dan mengikuti acara pembukaan. Setelah sesi pembukaan selesai, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok yang masing-masing didampingi oleh narasumber dari BBGTK.

Adapun narasumber yang mengisi pelatihan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Ibu Efarita Parhusip, S.Pd., M.Pd.
  2. Ibu Julita Desiana Panggabean, S.Pd., M.Pd.
  3. Ibu Prima Dewi Gratia, S.S., M.Pd.

Pembagian peserta dilakukan berdasarkan nomor registrasi sebagai berikut:

  • Nomor registrasi 1–160 ditempatkan di Gelora Ballroom.
  • Nomor registrasi 161–240 ditempatkan di Ruang Doha Dubai.
  • Nomor registrasi 241–300 ditempatkan di Ruang Sisha.

Baca Juga: YPWP Medan Gelar Pelatihan Jurnalisme Pendidikan untuk Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Digital

Sebelum mengikuti pemaparan materi, seluruh peserta terlebih dahulu mengerjakan Pre-Test atau Tes Kemampuan Awal untuk mengukur tingkat pemahaman awal terkait materi pelatihan. Setelah pelaksanaan Pre-Test selesai, para narasumber mulai menyampaikan materi pelatihan.

Materi yang disampaikan pada hari pertama meliputi:

  1. Pola Pikir Tumbuh (Growth Mindset) dan Pola Pikir Tetap (Fixed Mindset).
  2. Konsep dan Kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
  3. Diskusi Kelompok.

Sementara itu, materi pada hari kedua meliputi:

  1. Kepemimpinan dan Pengelolaan Pembelajaran Mendalam.
  2. Panduan Capaian Fase Fondasi PAUD Tahun 2025.
  3. Inkuiri Kolaboratif.
  4. Penyusunan Tugas Mandiri berupa Rencana Tindak Lanjut (RTL).

Melalui pelatihan Pembelajaran Mendalam ini, diharapkan para kepala sekolah mampu mengembangkan budaya kolaboratif serta menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan berpusat pada peserta didik. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan baru, membangun pola pikir tumbuh (growth mindset), serta mendukung peningkatan kompetensi kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di satuan pendidikan.